Manusia hidup di dunia ini tidak luput dari kesalahan. Dalam bahasa arab manusia di sebut "an-nas" yang berarti makhluk yang pelupa. Salah satu cara menutupi kelupaan dan kesalahan tersebut adalah dengan istighfar (meminta ampunan kepada Allah SWT). Oleh karenannya, Allah dalam banyak ayat memerintahkan kaum muslimin untuk beristighfar dan memohon ampunan kepadanya atas kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat. Sebagai mana yang tertera dalam hadist qudsi yang artinya:
Di dalam istighfar ada beberapa keutamaan:
1. Istighfar menyebabkan terhapusnya dosa-dosa dan kesalahan.
Rasulullah SAW bersabda : "Tidak ada satupun seorang hamba yang berbuat dosa, kemudian berdiri untuk mengambil air wudhu, kemudian sholat dan beristighfar untuk meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuni dosanya." Kemudian Rasulullah SAW membaca surat Ali Imran, ayat : 135, yang artinya: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui."
Allah berfirman: "wahai para hambaku sesungguhnya kamu membuat kesalahan pada waktu malam dan siang, dan aku mengampuni dosa-dosa semuanya, maka memohon ampunlah kamu kepadaku, niscaya aku mengampunimu."Orang yang merasa tidak pernah berbuat salah adalah orang yang menyalahi fitrah dan menyalahi hukum alam yang telah di tetapkan Allah dalam kehidupan ini. Maka, sebagai orang yang beriman hendaknya kita mengakui bahwa setiap dari kita pasti pernah melakukan kesalahan, kemudian selalu memohon ampunan kepada Allah SWT. Karena itu kita di anjurkan selalu ber-istighfar kepada Allah SWT. Rasululllah SAW sendiri setiap hari nya beristighfar 70 kali. Padahal kita mengetahui bahwa beliau tidak pernah melakukan dosa tapi masih beristighfar. Sedangkan kita yang setiap harinya berbuat dosa kadang-kadang malas untuk beristighfar.
Di dalam istighfar ada beberapa keutamaan:
1. Istighfar menyebabkan terhapusnya dosa-dosa dan kesalahan.
Rasulullah SAW bersabda : "Tidak ada satupun seorang hamba yang berbuat dosa, kemudian berdiri untuk mengambil air wudhu, kemudian sholat dan beristighfar untuk meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuni dosanya." Kemudian Rasulullah SAW membaca surat Ali Imran, ayat : 135, yang artinya: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui."


0 comments:
Post a Comment